Kenali Kolesterol, Sebelum menganggapnya Jahat
Kenali Kolesterol, Sebelum menganggapnya Jahat- Dalam kehidupan sehari – hari, sering kita mendengar bahwa kolesterol dianggap sebagai zat yang jahat dan menyebabkan penyakit. Sebenarnya apa sih kolesterol itu dan seberapa berbahayakah ia di dalam tubuh ?
Sebenarnya kolesterol justru dibutuhkan oleh tubuh. Kolesterol merupakan zat berlilin atau jenis lemak yang beredar dalam darah. Kolesterol dibutuhkan oleh tubuh sebagai zat pembangun struktur tertentu dalam sel – sel tubuh, memproduksi asam empedu, menghasilkan hormon, dan vitamin D.
Saat kolesterol akan berpindah melalui alirah darah dalam bentuk kecil dan sudah berikatan dengan protein maka kolesterol berubah nama menjadi lipoprotein. Lipoprotein ini terbagi menjadi 2 yaitu low density lipoprotein (LDL) dan High-desnsity lipoproteins (HDL).
Dari 2 jenis kolesterol tersebut, kolesterol LDL lah yang disebut sebagai kolesterol jahat. Kadar kolesterol ini harus dalam keadaan selalu rendah, yaitu kurang dari 100 mg/dl. Ambang batas toleransinya adalah 100 – 129 mg/dl. Jika LDL melewati batas tersebut maka depat menjadi pemicu utama terjadinya pembentukan ateroma atau penyempitan pembuluh darah akibat lemak. Ateroma merupakan pemicu penyakit jantung yang disebut sebagai ateroklerosis atau pengerasan pembuluh darah. Pengerasan ini terjadi dalam bentuk plak yang menumpuk di dinding arteri pembuluh darah. Jika ini terus terjadi dalam jangka waktu yang lama, plak tersebut akan terus menebal dan meluas. Kondisi ini akan menjadikan aliran darah tersumbat sehingga aliran darah terganggu dan asupan darah ke jantung terbatas. Hal inilah yang menyebabkan serangan jantung, stroke bahkan kematian.
Sebaliknya kolesterol HDL merupakan jenis kolesterol yang baik. Kolesterol HDL ini berfungsi untuk mencegah terjadinya ateroma, karena ia bertugas mengangkut lemak dari bagian tubuh kembali ke hati untuk diolah. Ia membersihkan semua lemak yang tertinggal di pembuluh darah dan organ. Maka kolesterol jenis inilah yang sangat dianjurkan memiliki kadar yang tinggi di dalam tubuh. Kadar normal HDL paling tidak harus mencapai 60 mg/dl sehingga ia dapat mengurangi resiko penyakit jantung. Apabila tingkat kolesterol HDL kurang dari 40 mg/dl ia justru membahayakan keselamatan jantung anda lho Nutter.
Selain kolesterol HDL dan LDL, sebenarnya ada jenis lemak lain dalam darah yaitu trigliserida. Trigliserida dalam kadar yang berlebih juga dapat meningkatkan resiko penyakit jantung. Kadar normal trigliserida yaitu 150 – 199 mg/dl. Apabila kadar trigliserida mencapai 200 mg/dl atau lebih maka ia memerlukan perawatan khusus. Hindari ya Nutter.
Jika ke 3 jenis lemak darah ini digabungkan (Kolesterol HDL, LDL dan trigliserida) maka disebut sebagai kadar kolesterol total. Pada umumnya hasil pemeriksaan kadar kolesterol total dan HDL sudah cukup menggambarkan kondisi umum kadar kolesterol tubuh, kecuali jika hasil pemeriksaaan kolesterol total menunjukkan angka 200 mg/dl atau lebih dan HDL < 40 mg/dl, harus melakukan pemeriksaan kolesterol lengkap.
Kadar kolesterol ini dapat dipengaruhi oleh berbagai hal diantaranya :
- Konsumsi berlebihan makanan yang mengandung lemak jenuh
- Berat badan berlebih
- Gaya hidup yang salah, seperti jarang dan kurang berolahraga dan aktivitas
Untuk mencegah hal – hal yang tidak diinginkan tersebut, upayakanlah perubahan gaya hidup sedari dini. Konsumsilah makanan yang memiliki lemak jenuh yang rendah dan rendah kolesterol dengan banyak serat yang mudah larut.
Untuk mengetahui daftar komposisi lemak, asam lemak dan kolesterol bahan makanan dapat klik (disini).

0 Komentar