Benarkah Buang Air Besar (BAB) Harus Setiap Hari ? Coba Cek Disini !
Proses dari sistem perncernaan sesungguhnya tak terlepas dari pengeluaran sisa – sisa makanan yang sudah tidak digunakan oleh tubuh dalam bentuk feses atau yang sering kita sebut sebagai BAB atau Pup dan sejenisnya. Sudah menjadi hal yang wajar apabila proses pengeluaran ini tertahan, diabaikan atau tidak bisa keluar maka akan membuat perut terasa tidak nyaman, penuh bahkan berujung menjadi rasa gelisah atau yang lebih parah bisa menjadi penyakit. Sekadar Nutter perlu tahu, bahwa sistem pencernaan manusia terbagi menjadi dua kelompok utama yaitu organ dalam saluran pencernaan dan organ pencernaan pelengkap. Organ dalam saluran pencernaan itu dimulai dari rongga mulut, esophagus (kerongkongan), lambung, usus halus, usus besar dan berakhir di anus. Saluran inilah yang bertugas mencerna, memecah dan menyerap makanan melalui lapisannya ke dalam darah. Sedangkan organ pencernaan pelengkap terdiri dari lidah, gigi, kantung empedu, kelenjar air liur, hati dan pankreas.
Nah Nutter udah tau sistem pencernaan manusia itu dirancang sedemikian rupa. Sekarang apa hubungannya sama BAB tadi ? Mulai dari tubuh menerima makanan hingga proses penyerapan di usus itu memiliki waktu proses hingga nanti akhirnya tersisa ampas yang harus dikeluarkan oleh anus. Secara umum setelah makanan dikunyah dan masuk ke dalam lambung, maka ia membutuhkan waktu 6 – 8 jam dalam proses cerna hingga ke usus halus. Belum termasuk perhitungan waktu yang dibutuhkan untuk masuk ke usus besar hingga dikeluarkan. Gimana sudah terbayang kan nutter tubuh kita bekerja keras untuk mencernanya dengan waktu sangat lama. Menurut hasil penelitian Mayo Clinic, rata – rata total proses pencernaan membutuhkan waktu sekitar 33 jam bagi pria dan 47 jam bagi wanita. Jika sobat nutter mengacu pada penelitian tersebut maka artinya tubuh tidak harus buang air besar setiap hari bukan? Sebab jumlah jam dalam sehari hanya 24 jam, tapi setidaknya ini berarti harus BAB 2 hari sekali dong! Mulai sekarang berhenti berpikiran negatif jika perut anda tidak mau BAB hari ini. Coba tunggu hingga besok, mungkin dia akan ke luar, hehe. Ingat jika perut anda sakit, tapi tidak mau dikeluarkan, anda hanya harus sedikit mengingat – ngingat lagi, apakah hari ini anda sudah ada mengonsumsi buah ?
Bagaimana dengan pendapat jika BAB harus dilaksanakan setiap hari, terutama rutin di waktu pagi? Apakah salah? Jawabnya, tentu saja tidak, sebab kemampuan BAB seseorang dipengaruhi oleh gerak refleks gastrokolik yang antar tubuh manusia memiliki respon berbeda – beda. Ada yang cepat, ada yang lambat, ada yang standar mengikuti orang banyak dan ada pula yang suka mendadak. Yang jelas tubuh selalu memberi sinyal jika ada masalah yang terjadi dalam tubuh. Maka pekalah sedari dini. Bagi orang yang memiliki kebiasaan buang air besar secara rutin dan lancar tentunya tetap harus bersyukur dan terus menjalankannya. Jangan ditahan. Bagi yang tidak mampu ya jangan dipaksa dan temukan waktumu sendiri. BAB yang lancar dapat terjadi karena refleks gastrokolik tadi kuat, sehingga ketika makanan masuk ke dalam tubuh, sistem pencernaan dapat dengan mudah mencerna.
Tips sederhana bagi Nutter yang mau meningkatkan kualitas sistem pencernaan, terutama masalah refleks gastrokolik yang kuat, Anda harus rajin mengonsumsi air putih dan buah – buahan yang kaya serat seperti jeruk, apel dan pisang.
Ada keuntungan tersendiri bagi sistem pencernaan yang sudah terbiasa BAB secara rutin yaitu membantu perut terasa lebih lega karena anda akan meluangkan waktu dengan baik untuknya. BAB yang terburu – buru dapat menyebabkan proses pengeluaran secara tidak tuntas, perut bergas, kembung dan bahkan memicu konstipasi.
Mulai sekarang perhatikan gaya hidup anda, dan nikmati perubahannya. Semoga informasi ini bermanfaat. Ingat pembiasaan hidup sehat harus dimulai dari sekarang, bukan nanti.
Salam Nutrilicius

1 Komentar
Wah keren banget artikelnya sampai aku bookmark thank's :-)
BalasHapus